Kupang, Lintaskabarkan.id – Kantor Kementerian Agama Kabupaten TTU melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Penehas Batuk, S.H., melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan administrasi gereja serta koordinasi dengan para Pendeta terkait kekurangan Guru Agama Kristen di Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU,Kamis(29/1/2026).
Kegiatan ini mencakup Gereja GMIT Pniel Ponu, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Ponu, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Ponu, serta SMA Negeri Biboki Anleu dan SD Negeri Anggur Tuamese.
Monitoring tersebut bertujuan memastikan tertib administrasi gereja sekaligus memperoleh data faktual mengenai kebutuhan Guru Agama Kristen pada satuan pendidikan. Dalam kegiatan ini, Penehas Batuk, S.H. melakukan dialog dan koordinasi langsung dengan para Pendeta serta pihak sekolah guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi pelayanan gerejawi dan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.
Dalam arahannya Kasi Bimas Kristen, Penehas mengatakan “sinergi antara Kementerian Agama, gereja, dan sekolah sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan pelayanan keagamaan serta terpenuhinya hak peserta didik dalam memperoleh pendidikan Agama Kristen.
Hasil monitoring dan koordinasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan langkah tindak lanjut ke depan”.
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari para Pendeta dan pihak sekolah sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan Agama Kristen Protestan di Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten Timor Tengah Utara.
Yohanes Tafaib






