Warga Sagerat Desak DLH Kota Bitung Segera Atasi Pencemaran Air Sumur

Bitung, Lintaskabarkan.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung diminta untuk segera meninjau dan memeriksa usaha tempat kelapa di Sagerat setelah warga sekitar mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih. Air sumur warga berubah warna menjadi kuning, diduga akibat limbah dari usaha tersebut yang meresap ke dalam tanah. Jumat(30/01/2026)

Warga sekitar berharap DLH Kota Bitung dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan menemukan penyebab pasti perubahan warna air sumur. “Kami tidak bisa menggunakan air sumur lagi karena warnanya sudah berubah menjadi kuning. Kami butuh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar salah satu warga.

Pencemaran air tanah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk limbah industri dan domestik. Jika tidak ditangani, pencemaran ini dapat berdampak buruk pada kesehatan warga dan lingkungan sekitar. DLH Kota Bitung diharapkan dapat segera melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

Kasi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Bitung, belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Namun, warga sekitar berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan dan mereka dapat kembali mendapatkan air bersih.

Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan informasi lebih lanjut jika ada perkembangan baru. Semoga DLH Kota Bitung dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan warga sekitar dapat kembali mendapatkan air bersih.

Roland Barauntu
Kaperwil Sulut

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *