Tangerang, LintasKabarkan.ID — Sebanyak 31 penerbangan di Bandara Internasioal Soekarno-Hatta (Soetta) gagal mendarat akibat cuaca buruk, Senin, 6 April 2026. Bahkan, untuk penerbangan internasional, sejumlah penerbangan terpaksa dialihkan ke Bandara Changi, Singapura.
“Cuaca buruk yang melanda wilayah Tangerang berdampak pada 31 lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Namun, hari ini telah berjalan normal,” ujar Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, Selasa 7 April 2026. Yudis merinci ada 10 penerbangan yang dialihkan ke bandara lain (divert) lantaran tidak dapat mendarat di Bandara Soetta. Sejumlah pesawat itu dialihkan menuju bandar udara terdekat dengan Soekarno-Hatta.
“Diantaranya, Bandara Yogyakarta, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badarudin II Palembang. Lalu, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dan Bandara Internasional Radin Inten II Lampung,” ucapnya.
Untuk penerbangan internasional, kata Yudis, dialihkan menuju Bandara Changi Singapura. Di bandara tersebut, terdapat juga satu pesawat melakukan Return To Base lantaran tidak memungkinkan mendarat karena cuaca yang buruk. Sementara General Manager Airnav Indonesia Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC), Widodo menuturkan selama menunggu pendaratan, pilot diminta berputar. Tujuannya menunggu kondisi yang memungkinkan atau holding.
Terkait hal tersebut, Airport Operation Control Center (AOCC) menerapkan strategi holding pada delapan lokasi di atas langit Jabodetabek. “Strategi kami saat sedang menunggu urutan landing berlakukan pre-departure clearance, awalnya DPC itu selama 10 menit,” katanya.
Apabila semakin padat diberikan kesempatan 20 menit sekali. Pesawat diberi kesempatan berangkat agar pesawat yang sedang berputar di atas langit Jakarta bisa landing,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah petugas pengatur lalu lintas udara (air traffic controllers) dikerahkan guna melayani pesawat yang berangkat maupun tiba. Petugas yang bekerja secara bergantian berkomunikasi ke setiap pilot maskapai penerbangan melayani lalu lintas pesawat.
“Alhamdulillah kehandalan teman-teman kami petugas ATC bisa memberikan pelayanan dengan sebaik mungkin. Hal ini dengan didukung peralatan yang sangat canggih dan prima demi memastikan keselamatan penumpang pesawat,” kata dia.






